Welcome to My Blog. You can find some information from my blog. My name's Adie, I was a student of SMK Negeri 1 Majalengka Computer Engineering Department Network

Saturday 26 May 2012

Makalah Pacaran


PACARAN

Makalah
Untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Pelajaran
Bimbingan Konseling

Guru : Rahmawati,S.Pd.
DIKNAS1.JPG







KELAS IX_D
Disusun Oleh:
                          ADIE IMAN NURZAMAN
                          SAEFUL MAHMUD
                          U S E P
                          FARHAN ADRI WILDAN
                          CEPY RUSDIANA

SMP NEGERI 3 MAJA
Jln. Cipicung No.1 Maja Majalengka
KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “PACARAN”

            Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian PACARAN atau yang lebih khususnya membahas tentang defenisi, jenis-jenis, dampak yang ditimbulkan akibat pacaran dan solusi yang tepat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan adanya makalah ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang segala hal yang berkaitan dengan pacaran.

           Kami    menyadari    bahwa 
  Makalah    ini    masih    jauh    dari    sempurna, oleh   karena   itu   kritik   dan   saran   dari   semua   pihak   yang   bersifat   membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan Makalah ini.

           Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan
Makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala apa yang kita lakukan. Amin.

         Cipicung, 10  September 2011


Penyusun

 

DAFTAR ISI

Kata Pengantar.......................................................................................................... i
Daftar Isi................................................................................................................ .... ii

Bab I Pendahuluan
A.   Latar Belakang................................................................................................. .... 1
B.   Tujuan............................................................................................................... .... 2
C.   Manfaat............................................................................................................ .... 2

Bab II Isi
A.   Definisi.............................................................................................................. .... 3
B.   Jenis-Jenis......................................................................................................... .... 4
C.   Dampak Yang Ditimbulkan............................................................................... .... 4
D.   Solusi..................................................................................................................... 6

Bab III Kesimpulan dan Saran
A.   Kesimpulan....................................................................................................... .... 7
B.   Saran................................................................................................................. .... 7

Daftar Pustaka....................................................................................................... .... 7





 

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
          Dating, courtship, atau lebih dikenal dengan istilah pacaran merupakan hal yang normal dialami pada masa remaja (Papalia,2004). Sebagian besar remaja dipastikan akan mengalami fase dimana mereka akan membina hubungan cinta dengan lawan jenisnya. Beberapa orang bahkan akan mengalami hubungan pacaran lebih dari satu kali. Pacaran dapat diartikan sebagai hubungan antara dua individu yang membuat kesepakatan bersama yang terdiri dari komitmen, intimacy, dan passion, hubungan pacaran merupakan dasar dari perjalanan menuju jenjang pernikahan (Stenberg,1998). Tujuan dari pacaran itu sendiri adalah untuk menemukan dan mencari pasangan yang benar-benar tepat untuk dirinya dan kelak akan menjadi pasangan hidupnya (Dusek,1996).
          Dalam menjalin hubungan pacaran, terpadat fungsi & pengharapan yang ingin diperoleh oleh individu yang menjalaninnya. Fungsi utama dari pacaran adalah untuk mengembangkan hubungan interpersonal individu pada hubungan heteroseksual bahkan pernikahan. Namun adapula fungsi yang mungkin tidak disadari oleh individu dalam berpacaran yaitu menambah kemampuan interpersonal untuk belajar menghormati satu sama lain. (Duvall & Miller,1985). Pengalaman pacaran dapat menghasilkan pengetahuan baru mengenai apa yang bisa dan apa yang tidak bisa diterima bagi lawan jenisnya. Melalui hubungan pacaran individu juga memiliki pengharapan tersendiri akan pemuasan kebutuhannya. Kebutuhan tersebut dapat berupa kebutuhan afeksi, mendapat dukungan, serta rasa saling menghargai & menyayangi satu sama lain (Papalia,2001). Namun tidak semua perharapan tersebut dapat diperoleh dalam menjalin hubungan pacaran. Seiring berjalannya waktu, masalah akan datang dan menyebabkan konflik.




 

B. TUJUAN
          Penelitian bertujuan untuk mengetahui proses pertimbangan reward, cost, comparison level, comparison level altertantives dan invertasi terkait dengan teori interdependence dalam hubungan pacaran. Disamping itu tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran faktor pendukung, penghambat, serta cara seseorang dalam menjalin pacaran

C.  MANFAAT
      Manfaat teoritis adalah untuk memperkaya penelitian pengenai pacaran.
      Manfaat praktis ini adalah melihat fenomena pacaran dan juga memberi masukan dalam ilmu psikologi didalm memandang atau memahami arti berpacaran dari sudut pandang yang berbeda. Selain itu manfaat praktisnya adalah agar masyarakat awam yang membaca makalah ini akan mengurangi stigma negatif tentang pacaran.













 

BAB II
A.  DEFINISI
Pacaran berasal dari kata pacar, yang sekarang berarti kekasih.
Pacar/Kekasih
  berhubungan   dengan   perasaan    ketertarikan    seorang   (normalnya : perempuan<> laki-laki).  Banyak sekali kemungkinan yang menyebabkan "ketertarikan" : rupa  / bodi /kagum pada  kemampuan musik,puisi/kepintaran/ kepribadian  / hobi/dsb.
Jika perasaan
 "ketertarikan"  itu  disampaikan , dan diterima atau berbalas maka berarti "saling tertarik". Biasanya proses itu sudah semacam komitmen/ikrar  "kamu pacar aku", dan mereka masuk dalam ranah "pacaran". Saat itu ada semacam  rasa  "hak milik"  atau "si dia  kepunyaanku". Jadi   pacaran   adalah   rasa  saling  ketertarikan antara dua orang (normalnya  :  perempuan<> laki-laki),  yang   diutarakan   kemudian   diterima,  sehingga munculah rasa "memiliki" pacar/kekasih.

Larangan dalam berpacaran menurut islamIslam?
poin-
1                                     :  di   Islam  disebut "zina" (perbuatan   seksual   bukan  dengan  
                                               suami/istri yang sah)
Poin-2
dan                              :  poin-3  disebut "mendekati zina"
poin-4
                                     :  tengah-tengah antara mendekati dan menjauhi
poin-5 dan poin-6
               :  kegiatan  pacaran  yang  menurut saya (IMHO), sedikit aman.

   Kalau mau aman sekali, jangan lakukan semuanya, langsung kawin aja. Tapi mungkinkah? Dari usia cewek balikh (dewasa) usia 10-12 tahun sampai mereka (biasanya) kawin 16-30 tahun? Lama syakali ... jika dibandingkan dengan cewek (remaja) yang luar biasa ganas (liat bila suka sama artis, wow)

Dasar utama :
1. “Dan
     janganlah     kamu     mendekati     zina  ,   sesungguhnya   zina itu adalah suatu  
      perbuatan  yang   keji   dan    suatu  jalan  yang  buruk.” (Q:al-Isra’: 32).
2.   Di dalam   sebuah   hadits,   Aisyah   radhiyallahu ‘anha berkata, “Demi Allah, tangan
       Rasulullah  Tidak  pernah  menyentuh  tangan  wanita  sama  sekali  meskipun   saat   
       membaiat  (janji setia kepada pemimpin).” (HR. Bukhari).

 

B.  JENIS-JENIS
            Jenis-jenis pacaran
1. Pacaran yang dikenalin teman.
2. Pacaran sama
teman lama
3. Pacaran sama
mantannya temen/sahabat
4. Pacaran
akibat dunia maya
5. Pacaran yang cuma status palsu
6. Pacaran sama tetangga
7. Pacaran sama
orang yang lebih tua
8. Pacaran sama
orang yang lebih muda
9. Pacaran sama
teman sekelas
10. Pacaran sama
teman gak sekelas tapi satu sekolah/kampus.
11. Pacaran
karena terpaksa
12. Pacaran sama
sahabat sendiri
13. Pacaran sama
mantan (CLBK)

C.  DAMPAK YANG DITIMBULKAN
Text Box: *Makalah Pacaran (BP)        4Prestasi sekolah
Bagi kita, pacaran memiliki dampak positif maupun negative :
Pacaran
   bias    menurunkan   atau   meningkatkan prestasi belajar kita. Prestasi meningkat biasanya karena semangat belajar yang naik akibat  ada   pacar   yang senantiasa    memberikan      dorongan      dan    perhatian    atau    karena   ingin membuktikan   kepada   orangtua   bahwa meskipun kita pacaran prestasi belajar kita tidak terganggu. Prestasi    belajar    bias    menurun  jika  ada  permasalahan  yang    cukup    berat    hingga mengganggu konsentrasi dan gairah untuk belajar atau   lebih   senang  menghabiskan waktu bersama  sang  pacar daripada belajar.
Pergaulan sosial
Pergaulan
 sosial  dengan  teman  sebaya  maupun  lingkungan sosial sekitar bisa menjadi   meluas   atau   menyempit.  Pergaulan  menjadi sempit kalau kita lebih banyak   menghabiskan waktu   hanya berdua,  enggak  gaul  lagi  dengan  teman  lain.   Makin     lama   biasanya   kita   menjadi    sangat bergantung  pada   pacar  kita    atau    sebaliknya   dan   tidak   memiliki   pilihan  interaksi sosial lainnya.
Hubungan
   dengan    keluarga    pun    biasanya     menjadi     renggang   karena waktu   luang   lebih   banyak   dihabiskan   dengan   pacar.
Bisa stress
Hubungan
   dengan    pacar    tentu    saja    tidak  semulus yang  semula  diduga  karena    memang    ada   perbedaan     karakteristik   ,     latar  belakang ,     serta   perbedaan    keinginan    dan   kebutuhan.  Hal  itu menyebabkan  banyak  sekali  terjadi    masalah  dalam hubungan. Biasanya hal itu akan menguras  energy  dan  emosi   serta  menimbulkan  stress  hingga dapat mengganggu kehidupan sehari-hari.
 Berkembang perilaku baru
Pacaran
    dapat  bermakna  munculnya  perilaku  yang   positif  atau  sebaliknya  muncul   perilaku  negatif.   Pacaran   bias   membantu   orang   mengembangkan  perilaku   yang  positif   kalau   interaksi   yang    terbentuk     bersifat     positif  , sedangkan    interaksi  yang  kurang  mendukung tentu saja lebih memungkinkan terbentuknya perilaku negatif. Misalnya,pacaran dengan orang yang jago motret. Maka,   bukan   tidak   mungkin kita akan tertular barang  sedikit.  Atau  pacaran  dengan    orang    yang   sangat   peduli   sama   orang   lain  dan penolong, maka   kita   yang   tadinya  cuek  bias  saja  tertular.  Begitu  pula  pada  kelakuan  yang  negatif.
Pacaran yang sehat dan bertanggung jawab
  :
1. Saling  terbuka,  mau  berbagi  pikiran dan perasaan secara terbuka, jujur, mau
    Berterus terang  dengan perasan kita terhadap tingkah laku pacar. Siap nerima  
    kritik dan kompromi.
2. Menerima
  pacar   apa   adanya  yang  dilandasi  oleh  perasaan sayang. Tidak
    menuntut sesuatu   yang berada di luar kemampuannya.
3. Saling
      menyesuaikan .      Kalau      dalam      proses     ini    terlalu   sering    
    rebut ,  maka   perlu  mempertimbangkan kemungkinan berpisah.
4. Tidak
   melibatkan    aktivitas    seksual   karena  dapat   mengaburkan proses
    saling mengenal dan   memahami satu sama lain.
5. Mutual
       dependensi ,       masing masing      merasakan     adanya   saling  
Text Box: *Makalah Pacaran (BP)        5    ketergantungan satu sama lain.
Oleh         karena       itu  ,      diharapkan    kita   dan  pacar  mampu  melengkapi  kekurangan,    sedangkan   kelebihan yang dimiliki diharapkan mampu menutupi kekurangan pasangan.
6. Mutual respect, saling menghargai satu sama lain dalam posisi yang setara.

D.   SOLUSI
v  Lebih mendalami tentang ilmu keagamaan.
v  Memperbanyak   membaca  buku  khusus  tentang  PACARAN yang baik dan positif.
v  Sering bertukar pengalaman dengan seseorang yang kita anggap lebih tau dan lebih dewasa.
v  Orang   tua   harus   lebih   mengawasi  segala  perbuatan yang dilakukan oleh anaknya.
v  Lebih   pandai   memilih   pasangan   dalam   berpacaran, agar tidak menyesal dikemudian hari.









 

BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN
A.   KESIMPULAN
            Dengan proses pembuatan makalah ini, maka dapat disimpulkan bahwa :
¨ Berpacaran bukan suatu alat untuk membuat seseorang memuaskan keinginannya
¨ Kurangnya pengetahuan tentang cara berpacaran yang benar menurut norma yang berlaku.
¨ Informasi tentang dampak dari berpacaran yang negatif masih tidak bisa dihindarkan dari setiap orang yang berpacaran.
¨ Pergaulan yang negatif akan mempengaruhi cara pandang orang yang sedang berpacaran (kearah negatif)
B.   SARAN
¨ Perlunya bimbingan orang tua dan pengetahuan khusus tentang berpacaran
¨ Lebih mendekatkan diri kepada ALLah SWT
C.   SUMBER (DAFTAR PUSTAKA)
 



2 comments:

Information Most Popular